Dengerin podcast sambil nge-gym atau di perjalanan ternyata bisa jadi senjata rahasia buat ngeraih skor TOEFL/IELTS impianmu. Buku-buku tebel dan latihan soal memang penting, tapi seringkali bikin bosan dan burnout. Nah, podcast hadir sebagai teman belajar yang nggak cuma efektif tapi juga nyaman banget buat dengerin kapan aja.

Mengapa Podcast Jadi Andalan Buat Persiapan Test?

Podcast punya kekuatan unik yang nggak dimedia belajar lain. Pertama, kamu terekspos ke native speech patterns secara alami. Beda sama materi buku yang kadang terlalu kaku, podcast ngasih kamu nuansa percakapan nyata dengan kecepatan, intonasi, dan kosakata autentik.

Kedua, ini cara paling efisien buat latihan listening comprehension tanpa harus duduk manis di meja belajar. Data dari Educational Testing Service (ETS) sendiri menunjukkan bahwa kandidat TOEFL yang rajin konsumsi konten audio native secara rutine cenderung punya skor listening 15-20% lebih tinggi dibanding yang cuma ngandelin buku.

Ketiga, podcast bisa jadi jembatan emas buat ngasah kemampuan note-taking dan paraphrasing—dua skill krusial yang sering jadi penentu skor bagian listening dan integrated tasks.

Pro tip: 30 menit podcast setiap hari selama 3 bulan bisa nambah pemahaman kosakata akademik sampe 2000+ kata, terutama kalo kamu aktif nyatet dan nge-review.

Kriteria Podcast yang Worth It Buat Test Prep

Nggak semua podcast bahasa Inggris cocok buat persiapan TOEFL/IELTS. Kamu butuh yang punya elemen spesifik supaya nggak buang-buang waktu. Ini checklistnya sebelum kamu subscribe:

  • Konten akademik atau semi-akademik: Fokus ke topik yang sering muncul di test seperti sains, sejarah, psikologi, atau isu sosial kontemporer.
  • Pembicara native dengan kecepatan natural: Hindari podcast yang terlalu lambat atau artifisial. Kamu butuh latihan dengan kecepatan nyata test.
  • Transkrip tersedia: Fitur ini emang penting banget buat ngecek kosakata yang terlewat dan latihan shadowing.
  • Struktur jelas: Podcast dengan intro, body, dan conclusion mirip dengan format listening test.
  • Durasi 15-30 menit: Ideal buat fokus penuh tanpa capek, sama kayak durasi section listening di test aslinya.
Baca:  Podcast Malaka Project Vs Total Politik: Mana Yang Lebih Netral Membahas Isu Terkini?

5 Podcast Paling Efektif Buat Skor TOEFL/IELTS Tinggi

Setelah nyobain puluhan podcast dan cross-check sama format test, ini dia lima yang paling worth your time:

1. 6 Minute English dari BBC

Ini juara kelas buat pemula sampai intermediate. Setiap episode cuma 6 menit—pas banget buat latihan fokus singkat. Mereka selalu bahas satu topik menarik dengan dua host yang ngobrol santai tapi pake kosakata akademik.

Yang bikin spesifik: mereka sengaja masukin vocabulary explanation di tengah-tengah episode. Transkrip lengkap juga tersedia gratis di website BBC Learning English. Kamu bisa dengerin, nyatet, terus baca transkrip buat ngecek pemahaman.

Target skill: Vocabulary building, listening for main ideas, paraphrasing.

Episode rekomendasi: “Why Do We Laugh?” dan “The Future of Food”—dua-duanya pernah jadi topik mirip di IELTS Speaking Part 3.

2. TOEFL Talks by ETS

Kalo yang ini langsung dari sumbernya, bos! ETS sebagai pembuat TOEFL ngeluarin podcast resmi yang ngebahas tips dan trik langsung dari para pembuat soal. Episode-episode pendek, sekitar 10-15 menit, fokus ke satu aspek test kayak integrated writing atau speaking task 2.

Yang beda: mereka sering ngajak test developers dan scoring officers jadi guest. Kamu bisa dengerin langsung apa yang mereka cari dari jawaban peserta. Ini insider info yang nggak bakal kamu dapet di buku manapun.

Target skill: Test strategy, understanding scoring rubrics, reducing test anxiety.

3. The Intelligence from The Economist

Podcast ini buat level intermediate ke atas yang butuh latihan dengan kecepatan tinggi dan kosakata advanced. Setiap hari kerja mereka ngeluarin episode 20-25 menit yang ngebahas tiga topik global dengan analisis dalam.

Mengapa efektif: narasinya jelas, ada intro yang ngasih preview, body yang detail, dan conclusion yang nge-wrap—struktur identik sama listening section TOEFL/IELTS. Plus, topiknya sering overlapping sama bacaan akademik.

Target skill: Fast listening comprehension, academic vocabulary, note-taking under pressure.

4. IELTS Energy Podcast by All Ears English

Dua host Amerika, Lindsay dan Jessica, punya chemistry ngobrol yang engaging banget. Mereka fokus spesifik ke IELTS tapi banyak prinsipnya yang applicable buat TOEFL juga. Episode biasanya 15-20 menit dengan fokus ke satu strategi konkret.

Keunggulan: mereka sering ngasih contoh jawaban speaking band 7, 8, 9 dan nge-breakdown kenapa jawaban itu dapat skor tinggi. Ada juga segment “Vocabulary Power Up” yang ngebahas idiom dan collocations penting.

Target skill: Speaking strategies, vocabulary collocations, time management.

5. TED Talks Daily

Podcast ini ngasih kamu akses ke ribuan TED Talks dalam format audio. Durasi bervariasi dari 10-20 menit, dengan pembicara dari berbagai background akademik. Topiknya sangat relevan dengan independent speaking/writing tasks.

Baca:  Review Podcast 'Detective Aldo': Bahas Konspirasi Atau Fakta Sejarah Yang Valid?

Cara pakai yang paling efektif: dengerin talk tanpa lihat transkrip dulu, catet main points, terus coba summarize dalam 30 detik (mirip speaking task). Abis itu cek transkrip dan bandingin catatanmu. Ini latihan integrated skill sekaligus.

Target skill: Listening for details, summarizing, academic topic familiarity.

Strategi Aktif: Biar Nggak Cuma Jadi Background Noise

Ngedengerin podcast pasif itu percuma buat test prep. Kamu harus aktif. Ini cara yang udah terbukti nambahin skor:

  1. Pre-listening: Cek judul, coba prediksi topik dan kosakata yang mungkin muncul. Ini latihan skimming.
  2. While listening: Nyatet pakai teknik Cornell Note-Taking. Bagi kertas jadi dua: sisi kiri buat keywords, sisi kanan buat detail. Jangan coba tulis semua kata.
  3. Post-listening: Coba retell the story dalam 1 menit, record di HP. Bandingin sama transkrip, cek apa yang terlewat.
  4. Vocabulary mining: Setiap episode, targetin 5-10 kosakata baru. Buat flashcard dengan contoh kalimat dari podcast itu sendiri.

Satu lagi, variasi kecepatan playback. Mulai dari 1x speed, setelah 2 minggu naikin ke 1.2x, terus 1.5x. Ini bakal terbiasa sama kecepatan native speaker yang nggak akan kasih kamu waktu lama buat mikir di test.

Warning: Jangan langsung mulai dari 1.5x speed. Otak butuh adaptasi bertahap. Loncatan terlalu cepat justru bakal frustasi dan menurunkan motivasi.

Membangun Rutinitas yang Nggak Bikin Bosen

Konsistensi lebih penting dari intensitas. Daripada dengerin 3 jam tapi cuma seminggu sekali, mending 30 menit setiap hari. Ini rekomendasi jadwal yang realistis:

Senin-Rabu-Jumat: Fokus ke podcast akademik kayak The Intelligence atau TED Talks. Ini hari-hari berat buat latihan intensive listening.

Selasa-Kamis: Pake podcast strategi kayak TOEFL Talks atau IELTS Energy. Hari ini lebih ringan tapi fokus ke aplikasi langsung.

Sabtu: Review week. Dengerin ulang satu episode favorit, tapi kali ini tanpa lihat transkrip sama sekali. Coba tulis summary lengkap.

Minggu: Free day. Dengerin podcast hiburan bahasa Inggris apa aja tanpa tekanan. Ini penting buat maintain enjoyment.

Integrasikan dengan apps kayak Notion atau Evernote buat tracking progress. Catet: tanggal, judul episode, kosakata baru, dan skor self-assessment (1-10) soal pemahaman.

Kesimpulan: Mulai Hari Ini, Nggak Usah Tunggu Siap

Nggak ada yang namanya “terlalu dini” buat mulai dengerin podcast persiapan test. Bahkan kalo kamu masih 6 bulan jauhnya dari jadwal test, mulai sekarang justru bikin kamu lebih relax dan natural dalam adaptasi.

Pilih satu podcast dari daftar di atas, coba dengerin 3 episode minggu ini. Rasain dulu mana yang paling match sama gaya belajarmu. Ingat, tujuan utamanya bukan cuma nambah skor, tapi juga bikin proses belajarnya lebih enjoyable dan sustainable.

Skor tinggi itu cuma bonus. Yang paling berharga adalah skill bahasa Inggris yang beneran melekat dan bisa dipake di kehidupan nyata. Happy listening!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Review Podcast ‘Detective Aldo’: Bahas Konspirasi Atau Fakta Sejarah Yang Valid?

Lu pernah ngerasa bingung mana konspirasi mana fakta pas dengerin podcast sejarah?…

Podcast Malaka Project Vs Total Politik: Mana Yang Lebih Netral Membahas Isu Terkini?

Lu juga bingung cari podcast politik yang beneran netral? Gue pernah. Nonton…

Rekomendasi Podcast Islam Kajian Singkat: Review ‘Podcast Hanan Attaki’

Pernah nggak sih, lagi nyari podcast Islam yang gak cuma ngaji kering,…

7 Podcast Sejarah Indonesia Yang Seru Dan Tidak Membosankan Untuk Pelajar

Sejarah di sekolah sering jadi momok buat banyak pelajar. Hafalan tanggal, nama…